This Blog is protected by DMCA.com

Google Analytics

Tidak ada satu orang pun yang menginginkan kegagalan dalam hidupnya. Namun, fakta berbicara lain, setiap orang-orang sukses akan mengalami fase kegagalan. Bagaimana kegagalan dalam perspektif seorang blogger : kegagalan dalam meningkatkan pengunjung. 
Dalam konten berikut ini akan mengurai pendapat saya tentang kegagalan dam mencari cara meningkatkan penghasilan dengan menaikkan pengunjung situs/blog dan memandang pendapatan seorang blogger.

Situs/blog dan pengunjung memiliki hubungan simbiosis mutualis yaitu hubungan yang saling menguntungkan diantara kedua belah pihak. Pengunjung situs/blog akan mencari dan setia pada situs yang menjawab kebutuhannnya. Seorang blogger akan selalu mengembangkan konten untuk memastikan pengunjung tetap setia mengikutinya. Sedangkan pendapatan yang diraih seorang bloggeer merupakan buah kerja cerdas dalam membangun kepercayaan pengunjung.

Rethinking Earning


Yupz, pada awalnya, saya sering terjebak pada mencari cara untuk meningkatkan pendapatan situs. Maklum saja, tujuan pertama saya membuat blog adalah mendapatkan penghasilan tambahan. Sebenarnya tidak ada yang salah, namun itulah yang membuat saya terjebak pada pemuatan konten yang cenderung mengikuti yang sedang trends. Hal tersebut membuat saya gagal fokus pada pengembangan konten.
Dalam persfektif saya, pengembangan konten merupakan sebuah penguatan identitas tema/niche blog dengan optimasi konten. Optimasi konten adalah bagian terumit dari blog karena termasuk dalam kategori SEO On Page namun lebih rumit karena didasari pada sebuah data laporan analytics.
Mungkin saja kita berbangga dengan kesuksesan mendapatkan penghasilan dari ngeblog dan mampu mendatangkan traffic pengunjung yang tinggi. Namun sering kali kita tidak menyadari jika saja semua itu bias. Idealnya, seorang blogger itu mampu menciptakan segmen pengunjung sehingga kontennya memang benar-benar tepat pada target yang diinginkan. 
Kadangkala, kita hanya fokus pada konten untuk meningkatkan pendapatan melalui klik iklan(jika jadi publisher adsense). Itu kekeliruan, pengunjung tidak datang mengunjungi situs untuk mengklik iklan. Pengunjung situs datang berkunjung ke sebuah situs untuk mendapatkan konten yang bermanfaat dan memiliki nilai lebih.
Pendapatan adalah tujuan namun kinerja utama seorang blogger adalah memuat konten yang memadai. Saya sendiri tidak menampik kenyataan bahwa ngeblog adalah tentang meraih penghasilan. Namun saya baru menyadari bahwa pengunjung situs menginginkan konten yang bermanfaat bukan untuk klik iklan.


Kegagalan meningkatkan traffic
Pendapatan yang tinggi dari ngeblog mungkin membuat kita berubah haluan dari kerja keras menjadi kerja cerdas. Orientasi pada pendapatan semata akan menempatkan kita pada beberapa fakta tentang perilaku blogger yaitu :
  1. Konten akan terasa hambar. Khusus konten artikel, rangkaian kalimat akan dibuat sebombastis mungkin dengan harapan akan menjadi daya tarik bagi pengunjung.
  2. Kalimat artikel akan terlihat tidak natural.
  3. Jumlah kata akan dicukupi sesuai kebutuhan saja. Memang tidak ada batasan jumlah kata dalam sebuah konten artikel namun akan berpengaruh pada tingginya pendapatan blog.
  4. Penempatan iklan yang berjubel seakan-akan "menjebak" pengunjung untuk klik iklan.
Fakta tersebut diatas merupakan kegagalan dalam meningkatkan pendapatan. Ada 2 alasan utama mengapa dikatakan gagal dalam meningkatkan pendapatan yaitu :
  1. Pengunjung ingin mendapatkan manfaat dan nyaman dalam berselancar di dalam situs.
  2. Pengiklan menginginkan konten yang berkualitas sehingga pengunjung yang mengklik iklan sesuai dengan target audiens.

Google Analytics mampu menjawab pertanyaan siapakah pengunjung situs kita?. Identifikasi pengunjung merupakan langkah awal uji kesuksesan seorang blogger. Sebagai alasan utama adalah konten sesuai dengan target audiens.
Untuk pencapaian target pengunjung dimulai dengan membuat goal assasement. Perkembangan laporan goal assasement akan menentukan seberapa besar perbaikan terhadap konten dan pemasaran.
Konten dan Pemasarn
Konten adalah raja namun apalah artinya konten tanpa pengunjung. Dari situlah ide pemasaran konten mulai ramai dibicarakan. Pemasaran konten berkaitan erat dengan media sosial. Medsos telah merubah cara-cara pemasaran konten.
Medsos telah berhasil membuat kotak-kotak pembagian pengunjung. Penciptaan kondisi pengunjung akan sangat mudah dibuat, tentu saja itu menjadi peluang besar bagi pemasaran konten untuk membuat kondisi pengunjung.
Casey Carey, Direktur Pemasaran Google Analytics
Saya mengutip dari artikel yang dimuat di think with google, Casey Carey menjelaskan tentang kegagalan. "Creating a culture of growth should rank at the top of marketers'New Years' resolution, but how to the best go about it? Casey Carey, director of Google Analytics marketing, suggest instituting a"quarterly failure report"-a suprising waysto shift how a marketer's team works and grows.
Pernyataan itu merupakan sebuah ide tentang gagasan dibalik laporan kegagalan kuartaran, alat yang berguna untuk penguji, pengoptimalan tingkat konversi, dan pemimpin pemasaran yang mencoba menanamkan budaya pertumbuhan.
Sepertinya saya sendiri belum mudeng tentang tes kegagalan, mungkin tentang eksperimen pencapaian target. Saya harus belajar mendalam tentang hal itu biar kelak nanti saya memiliki konten yang berkualitas dan mencapai target pendapatan tanpa mengganggu kenyamanan pengunjung.


Ok

Apa yang akan di rasakan audiens saat membuka situs yang lambat di akses? akan mental. Tingkat rasio pentalan yang tinggi merupakan kerugian bagi penayang iklan maupun bagi pengiklan itu sendiri. Salah satu penyebab tingginya tingkat rasio pentalan adalah faktor kecepatan situs.
Sebagai seorang blogger, salah satu cara untuk meningkatkan pendapatan situs/blog adalah dengan meningkatkan kecepatan memuat konten. Ada sebuah korelasi positif antara kecepatan memuat konten dengan kecepatan keterlihatan iklan. 
Untuk mempercepat memuat konten ada 3 hal yang harus di perhatikan, yaitu :
1. Kecepatan memuat konten
2. Kecepatan memuat gambar
3. Mengurangi penggunaan Javascript
Gunakan tool Pagespeed Insights untuk tes kecepatan situs.
Bagi publisher Google Adsense, ada 2 hal yang harus di perhatikan, yaitu :
1. Kecepatan memuat konten dan pengalaman audiens
2. Kecepatan memuat pengiklan.
Sebagai publisher Google Adsense, membangun audiens dan konten yang mudah ditemukan audiens adalah permasalahan umum yang sering menimpa pada seorang publisher. Itulah yang berkaitan dengan SEO dan Optimasi Konten. 
Kembali lagi pada rasio pentalan dan SEO, Teknikal SEO di perlukan untuk memperbaiki rasio pentalan yang di akibatkan oleh lambatnya memuat konten. Rasio pentalan yang tinggi akan memperburuk di mata mesin pencarian. Dengan begitu, situs yang memiliki rasio pentalan yang tinggi akan sulit ditemukan audiens.
Konten adalah segalanya bagi seorang blogger. Konten yang menarik akan memberikan pengalaman audiens yang luar biasa. Jumlah kata dan susunan kalimat menjadi faktor penting yang menentukan pengalaman audiens. Jumlah kata yang banyak dan menarik lebih disukai para pengiklan selain akan menambah jumlah bobot keywords yang akan memperbaiki posisi konten di mesin pencarian.




Dimanakah fokus kita sebagai seorang blogger : Konten atau SEO?. Mari kita berfikir kembali tentang visibility konten yang mudah ditemukan audiens di mesin pencarian. Ada sebuah harapan bahwa semakin mudah konten ditemukan audiens semakin tinggi traffic pengunjung.
Bagi sebagian besar blogger ketika konten / postingan artikel masuk halaman pertama mesin pencarian google akan mampu meningkatkan traffic pengunjung blog/situs. Beranjak dari situlah, para blogger pun mencari cara untuk meningkatkan traffic pengunjung.
Teknikal SEO
Secara umum, teknikal SEO terdiri dari 2 bagian utama yaitu Off Page dan On Page. Seo On Page lebih menitik beratkan pada crawling(pengindeksan), navigasi dan coding. Seo Off Page lebih menitik beratkan pada deskripsi konten dan link building.
SEO Off Page dan SEO On Page merupakan elemen penting bagi seorang blogger. Pembicaraan tentang SEO tetap akan berlangsung panjang dan tak akan berhenti karena SEO itu adalah seni. Yupz seni modifikasi elemen-elemen web.
Untuk apa si modifikasi elemen-elemen web?. SEO itu sendiri bertujuan untuk meningkatkan visibility(keterlihatan) web di mata mesin pencarian. Dari sanalah sebuah web akan memasuki peringkat satu / halaman pertama mesin pencarian terutama Google. Itulah Crawling dan pengindeksan sebuah web atau konten.
Secara garis besar, mesin pencarian bekerja untuk merayapi(Crawling) dan Index sebuah web/konten. Semakin mudah mesin pencarian merayapi dan menindeks sebuah konten maka akan semakin mudah pula sebuah konten memasuki halaman pertama mesin pencarian. Semestinya sebuah web tidaklah menggunakan coding yang memberatkan Crawling dari mesin pencarian.
Seperti yang sudah kita ketahui, mesin pencarian Google tidak pernah memakai Keywords(Kata kunci) namun tetap mempertimbangkan Keywords dalam perayapan namun sekarang ini Google benar-benar tidak memperhatikan Keywords tapi fokus pada meta deskripsi sebuah web.
Elemen-elemen SEO On Page
Berikut ini adalah elemen-elemen dalam SEO On Page yaitu :
  1. Url Domain
  2. Template
  3. Tag Judul
  4. Heading
  5. Sitemap
Elemen-elemen SEO Off Page
Berikut adalah elemen-elemen dalam SEO Off Page yaitu :
  1. Backling
  2. Share medsos

Optimalisasi Konten
Apa itu optimalisasi konten?. Optimalisasi konten merupakan bagian dari SEO itu sendiri namun lebih fokus pada bagaimana pengembangan konten yang SEO friendly di mata mesin pencarian. Sebetulnya, saya agak ribet juga menerangkan ide awal optimalisasi konten namun saya memiliki keyakinan bahwa konten itulah yang mempengaruhi audiens berkunjung dan menjadi pengikut web.
Audiens bukan datang ke web/blog tanpa sebab, mereka menginginkan kebutuhannya terpenuhi. Entah butuh informasi tentang olahraga dan lain sebagainya. Konten adalah raja.
Membangun Audiens dari sekedar lewat menjadi follower web bukanlah pekerjaan mudah. Perlu sebuah analisa mendalam asal muasal mereka berkunjung ke web. Kita mungkin pernah tahu cara meningkatkan traffic pengunjung blog/web dengan membuat judul yang bombastis. Itu mungkin berhasil tapi bagaimana jika audiens kecewa dengan konten? tak akan berkunjung lagi bukan.
Optimalisasi konten tidak berhenti pada pembuatan judul, url judul dan deskripsi namun berkembang jauh pada menjawab kebutuhan audiens dan advertiser. Tujuan dari optimalisasi konten itu adalah audiens yang tinggi dan bersahabat dengan perusahan advertiser. Dengan begitu diharapkan dua sisi web akan terpenuhi yaitu traffic pengunjung dan pendapatan.




Modifikasi SEO Page meningkatkan Traffic Blog
Source : marketingland
Blog / website dan pembaca merupakan elemen penting bagi seorang blogger. Blogger akan terus memperbaiki SEO blog untuk memudahkan pembaca menemukan kontennya. Yang menjadi pertanyaan : Apa tujuan pencapaian pembaca blog anda?.
SEO adalah seni memudahkan pembaca menemukan konten blog. Oleh karena SEO itu bersifat seni maka tidak semua blogger akan berhasil mendapatkan nilai maksimal meskipun sama-sama menerapkan SEO yang sama. Dimanakah letak seni dalam SEO itu?.



Rethinking SEO - Search Engine Optimization

Search Engine Optimizatian (SEO) merupakan optimalisasi di mata mesin pencarian dengan memodifikasi sebagian kecil ke dalam dan keluar situs. Hasil modifikasi tersebut akan mempengarungi tingkat keterlihatan(visibility) blog/situs di hasil mesin pencarian organik. 
Modifikasi bagian-bagian situs bukanlah pekerjaan sulit hanya saja selalu memberikan hasil yang berbeda-beda meskipun teknik SEO yang digunakan sama saja. Ada yang selalu terlupakan tentang target pencapaian dari SEO tersebut. Rethinking SEO - Search Engine Optimization.
Tujuan SEO bukan semata pada peningkatan traffic blog/situs semata yang berasal dari organik, lebih jauh dari itu adalah tentang pencapaian target pembaca. Siapakah pembaca yang anda inginkan dan untuk apa anda hadirkan pembaca ke situs/blog anda?.

Tujuan Pembaca

Sebelum kita memberikan perlakuan SEO pada blog, tentukan terlebih dahulu target pencapaian pembaca(audiens) dan tujuan mendatangkan pembaca ke situs anda. Jika tujuan mendatangkan pembaca adalah untuk klik iklan maka SEO yang anda pakai berbeda dengan SEO Ecommerce. Setelah kita memahami hal tersebut maka segera tentukan SEO yang akan anda terapkan didalam blog.

SEO On Page

SEO on page adalah modifikasi di dalam page situs/blog. Modifikasi ini lebih terlihat fokus pada struktur page situs dan navigasi situs. Inti dari SEO On Page adalah konten yang friendly dengan mesin pencarian. 
Konten yang friendly akan mendorong ke dalam halaman 1 mesin pencarian. Konten yang friendly harus memperhatikan teks anchor yang dikaitkan satu sama lainnya.

SEO Off Page

SEO Off page merupakan modifikasi di luar situs. Modifikasi ini lebih seperti promosi karena memang kebanyakan di lakukan dengan promosi konten dengan cara share ke medsos. Pada umumnya terdapat 2 aliran SEO yang berbeda pendapat tentang perlu tidaknya membangun backling. Menurut saya, membangun backling itu penting guna memperkuat keywords/deskripsi blog kita.

Analytics dan SEO

Google Analytics merupakan tool gratis dari Google untuk analisis sejauh mana keberhasilan SEO yang diterapkan didalam situs. Penggunaan Google Analytics lebih ditujukan sebagai salah satu cara memperkuat traffic bahkan meningkatkan traffic blog dengan membangun pengikut situs.
Dengan Analytics kita bisa bereksperimen tentang tujuan pencapaian pembaca dengan memetakan segmentasi usia sampai wilayah pentargetan. Ribet si namun analytics mampu meningkatkan traffic yang tinggi dengan disesuaikan target sasaran.





Google Analytics
Melihat statistik traffic blog yang tinggi merupakan kebahagian tersendiri bagi seorang blogger. Para blogger tentu akan berharap meningkatnya traffic akan meningkatkan pula pendapatan lewat klik iklan adsense. Yang perlu disadari bahwa suatu saat nanti mungkin saja  traffic yang tinggi berpotensi hilang begitu saja dan traffic yang rendah akan meningkat drastis. Dari situlah perlu strategi pengembangan konten untuk menjaga atau bahkan meningkatkan traffic blog secara drastis dengan cara identifikasi perangkat yang digunakan pengunjung(audience) .



Untuk identifikasi perangkat yang digunakan pengunjung ada baiknya menggunakan tool gratis dari Google yaitu Google Analytics. Salah satu laporan yang didapat dari Google Analytics adalah Perangkat yang digunakan pengunjung. Google Analytics akan identifikasi perangkat yang digunakan pengunjung yaitu Tablet, Dekstop dan Mobile. Mengapa para blogger harus mengetahui perangkat yang digunakan pengunjung?.
Perlu diingat bahwa tujuan utama blogger adalah menjawab kebutuhan audience dengan memberikan manfaat positif bagi kehidupannya. Sebagai seorang blogger tentu pengembangan konten harus disesuaikan dengan kebutuhan audience. 
Audience yang mengunjungi situs adalah aset penting yang harus dikelola dengan berusaha analisa perilaku audience lewat perangkat yang digunakan : Dekstop, Mobile dan Tablet. Saya meyakini bahwa perilaku audience yang menggunakan dekstop akan berbeda dengan perangkat lainnya.
Di era sekarang, audience terbesar berasal dari perangkat mobile dengan begitu kita akan segera mengetahui bahwa penerapan SEO Off Page lewat promosi ke medsos sudah berhasil mendatangkan audience. Identifikasi audeince berikutnya halaman apa yang sering dibaca, berapa usia dan jenis kelamin audience.
So, akan terasa sia-sia jika memuat/posting konten namun konten tersebut tidak mngenai target audience. Target utama pengembangan konten disesuaikan dengan persentase terbesar audience yang mengunjungi situs. Saya meyakini audience yang sudah mengunjungi situs akan tetap berada distus anda untuk menjadi pelanggan setia. Semakin banyak pengikut/pelanggan situs akan memudahkan pekerjaan SEO Blog karena tidak perlu repot-repot optimalisasi SEO cukup dengan share ke medsos saja.
Seringkali, kita salah persepsi bahwa share ke medsos akan menjangkau dan meningkatkan traffic tinggi bagi blog. Memang betul share ke medsos akan meningkatkan traffic blog tapi saya meyakini traffic itu bersifat fleksibel artinya mudah berubah-ubah. Hal tersebut dikarenakan audience yang berasal dari medsos relatif mengunjungi situs karena konten yang dishare  mewakili kebutuhan sesaat audience.
Audience yang berasal dari medsos pun bisa menjadi pengikut yang setia bila saja memang konten yang dikembangkan blog menjangkau kebutuhannya.

Pengembangan Konten
"Konten Adalah Raja. Pembuatan konten harus seperti memperlakukan sang Raja, niscaya traffic dan pendapatan pun akan meningkat."
Sebagai seorang blogger, konten adalah Raja tanpa ada konten yang baik apalah artinya sebuah blog. Mari kita berfikir kembali tentang strategi penulisan konten yang mampu meningkatkan traffic blog dan pendapatan.

Mengapa Seseorang Mau Mengunjungi Blog?

Blog adalah representasi kepribadian pemilik blog. Berawal dari situlah seorang blogger harus memperhatikan kualitas konten, etika, manfaat dan nilai lebih yang diberikan kepada para pengunjung blog. Yang menjadi pertanyaan "mengapa seorang mau mengunjungi blog?".
Pertanyaan tersebut diatas, tidak perlu dijawab langsung oleh pengunjung cukup pemilik blog evaluasi dengan menggunakan analytics. Mari kita mulai mereka-reka alasan pengunjung meninggalkan blog : mungkin saja pengunjung tertarik kepada judul postingan yang bombastis lalu setelah mengetahui isi konten, ia pun pergi. Itulah yang disebut dengan Bounce Rate.
Menurut saya, satu orang pengunjung mahal harganya dibanding dengan seribu backling. Alasannya adalah backling bukanlah target yang diinginkan semua blogger. Seorang blogger menginginkan pengunjung blog adalah organik yang memang nyata sebagai manusia bukan bots.

Strategi Penulisan Konten

Setiap konten yang dipublish harus selalu memiliki strategi khusus agar tercapai target yang di inginkan. Strategi dalam penulisan konten harus dimulai dengan identifikasi pengunjung. Untuk itulah diperlukan alat(tool) yang akan memberikan identifikasi pengunjung dan saya lebih menyukai menggunakan Google Analytics.
Setidak-tidaknya ada 3 langkah awal yang perlu diperhatikan dari data Google Analytics yaitu visitor(pengunjung), bounce rate(rasio pentalan) dan durasi per sesi.
1. Visitor(pengunjung)
Jumlah pengunjung yang diberikan analytics memberikan informasi kepada blogger tentang kemudahan ditemukannya konten oleh pengunjung. Semakin tinggi visitor maka semakin mudah juga konten ditemukan. Jangan puas sampai disitu, karena para blogger pun harus memperhatikan asal visitor, kapan visitor mengunjungi blog dan postingan yang menyebabkan visitor datang. 
2. Bounce Rate
Bounce Rate(rasio pentalan) merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas blog. Semakin tinggi rasio pentalan akan berbanding lurus dengan rendahnya kualitas blog. Disinilah letak awal koreksi kualitas konten dan segera lakukan perbaikan kualitas konten.
Kualitas konten yang baik terdiri dari jumlah kata yang memadai, gambar, video dan link ke artikel lainnya. Jumlah kata yang tidak memadai akan mendorong pengunjung segera meninggalkan blog yang menyebabkan reputasi penulis konten menurun. 
Sedangkan artikel yang tidak menyertakan link ke artikel lainnya pun akan mendorong pengunjung mencari artikel di blog lainnya.
3. Durasi Per Sesi
Lamanya waktu yang dihabiskan pengunjung adalah indikator awal bahwa desain blog dan konten memang benar-benar menarik perhatian pengunjung.
So, dengan memperhatikan laporan analytics seorang blogger sudah mulai menyusun strategi penulisan konten dengan tujuan untuk mendatangkan visitor baru dan visitor lama mau datang kembali. Berikut adalah strategi penulisan konten :
1. Konten harus mampu menjawab kebutuhan pengunjung. Setidak-tidaknya ada 3 kebutuhan utama visitor yaitu manfaat, orisinalitas dan nilai lebih. Disinilah peran penting pemilihan tema(topik) blog. Sebuah konten yang fokus pada topik blog akan memberikan dampak luar biasa bagi traffic. Konten harus tetap menjunjung tinggi etika yang berlaku di masyarakat sebagai respek dan responsibiliti blogger.
2. Konten artikel harus berisi latar belakang masalah, pembahasan dan penutupan. 
3. Perhatikan jumlah kata. Semakin banyak jumlah kata per postingan akan meningkatkan waktu baca visitor. Waktu baca visitor mampu meningkatkan pendapatan.
4. Konten harus menyisipkan gambar dan video guna meyakinkan kepada visitor bahwa blogger memiliki dedikasi tinggi terhadap visitor.
5. Sisipkan link untuk menarik perhatian visitor membaca artikel lainnya.

KESEHATAN

NUTRISI

REVIEW SMARTPHONE