Resiko Menghangatkan Nasi Bagi Kesehatan

Salah satu perilaku yang tidak di sadari namun memiliki resiko buruk bagi kesehatan tubuh adalah konsumsi makanan yang di hangatkan. Sudah menjadi rahasia umum, sebagian besar dari masyarakat kita mempunyai kebiasaan menghangatkan kembali makanan yang tersisa. Salah satu makanan yang sering masih tersisa namun masih di hangatkan kembali adalah nasi. Ternyata, menghangatkan kembali nasi yang masih tersisa mempunyai resiko buruk bagi kesehatan tubuh.
Nasi merupakan makanan pokok bangsa Indonesia. Tidak akan merasa kenyang tubuh kita jika seharian belum masuk nasi. Tubuh kita serasa lemas jika belum masuk nasi walaupun sudah masuk banyak makanan seperti roti atau mi instan.
Proses memasak nasi itu sangat sederhana cukup di rebus atau di tanak. Oleh karena proses yang sederhana dalam memasak nasi mengakibatkan masak nasi yang berlebihan. Masak nasi yang berlebihan sering menjadikan nasi masih tersisa sedangkan lauk pauknya sudah habis. Menghangatkan nasi adalah jalan pintas ketika memasak kembali lauk pauk.
Kebiasaan menghangatkan kembali nasi tidak di sadari memiliki resiko buruk bagi kesehatan tubuh. Resiko tersebut memang tidak fatal tapi cukup mengganggu bagi aktivitas keseharian kita. Diare dan muntah-muntah adalah dampak umum dari menghangatkan kembali nasi. Mengapa bisa terjadi begitu?.
Menurut penelitian dari Martin Goldberg, seorang ahli mikrobiologi, memanaskan kembali nasi tidak direkomendasikan. Bakteri Bacillus Cereus yang di temukan dalam nasi bisa bertahan selama proses pemasakan. Ketika nasi sudah dingin, Spora akan memperbanyak diri dan akan memproduksi neurotoksin yang bisa membuat sakit terutama pencernaan.
Jika memang begitu adanya, lalu apa yang seharusnya kita lakukan?. Ada dua pilihan, memasak nasi secukupnya atau tetap terbiasa menghangatkan kembali nasi tanpa harus membuang nasi yang tersisa. Jika kita di hadapkan pada pilihan nasi yang tersisa maka ada baiknya kita simak pendapat ahli gizi.
"Menurut ahli gizi, Jansen Ongko, MSc,RD, tidak ada efek signifikan terkait jangka waktu pemanasan nasi bagi kesehatan. Banyak rumah makan yang memanaskan nasi lebih dari 12 jam dan tidak berefek negatif saat dimakan. Selama tidak terkontaminasi dan disimpan dengan baik, aman di konsumsi.( dikutip dari detik)".
Apakah anda masih takut terkena resiko buruk jika menghangatkan kembali nasi?.  Jika melihat pendapat ahli gizi, Jansen Ongko, kunci utama dalam memasak nasi adalah faktor kebersihan dalam memasak nasi. Jika dalam proses memasak nasi terkontaminasi bakteri ya memang akan beresiko bagi kesehatan. 
Memasak nasi ada baiknya secukupnya saja sesuai kebutuhan jumlah keluarga saja. Semoga informasi kesehatan tentang resiko menghangatkan nasi bagi kesehatan dapat bermanfaat. 

Comments

Google+ Followers

Trending Sepekan

Tujuan Pencapaian Target Pembaca Blog

Direktur Pemasaran Google Analytics Berbicara Tentang Kegagalan

Dimanakah Fokus Kita : Optimalisasi Konten Vs Teknikal SEO

Mantaps Jiwa Nih Cewek Asal Italia

Manfaat Yang Terdapat Pada Gizi Kentang

Kecepatan Sama Dengan Pendapatan?

Adakah Yang Salah Dengan Menikah Beda Usia?

Dapatkan Postingan Terbaru Via Email