Layar Smartphone Membuat Tidak Bahagia

Layar Smartphone
Bill Hinton, sumber foto cnbc
Pernahkah kita menghitung berapa lama mata kita menatap layar smartphone?. Saya menduga banyak di antara kita lebih banyak menghabiskan waktu untuk menatap layar smartphone. Mulai bangun tidur sampai anda tidur kembali, semua di mulai dan di tutup dengan menatap layar smartphone. Apa yang salah?.
Memang benar smartphone membuat hidup lebih mudah untuk terhubung dengan orang-orang di sekitar kita maupun di luar. Bahkan dalam itungan detik kita mampu mendapatkan beragam informasi yang di inginkan. Kemudahan dalam berselancar di smartphone benar-benar memanjakan kita semua, tidak saja orang dewasa bahkan anak kecil sekalipun. Namun seringkali kita tidak menyadari bahwa di balik kemudahan itu tersimpan bahaya yang akan mengganggu mental maupun psikis. Benarkah?.
Mari kita simak nasehat dari seorang Prof.Adam Alter; seorang ilmuwan pemasaran dan psikolog di Stern School of Business, New York University, mengatakan bahwa hasil penelitian menunjukkan bahwa alat online yang paling banyak kita gunakan tidak membuat kita bahagia. Kami menghabiskan waktu tiga kali lebih lama pada aplikasi yang tidak membuat kita bahagia.
Menurut Alter, orang merasa senang dengan aplikasi yang berfokus pada relaksasi, olahraga, cuaca, membaca, pendidikan dan kesehatan, menghabiskan rata-rata sembilan menit sehari. Di sisi lain orang kurang merasa senang saat menggunakan aplikasi kencan, jejaring sosial, game, hiburan, berita dan aplikasi penjelajah web, namun menghabiskan waktu 27 menit sehari untuk masing masing.

Gunakan Smartphone Secara Bijak

Kita bisa menyaksikan orang yang ada di sekitar kita, banyak memanfaatkan waktu senggang bahkan saat berkendara pun terlihat memainkan smartphone. Smartphone telah membuat seseorang ketergantungan. Hal tersebut tidak bijak untuk kita semua.
Orang yang telah ketergantungan pada smartphone akan merasakan kegelisahan bahkan menimbulkan rasa sakit tersendiri ketika tidak menggunakan smartphone dalam beberapa jam bahkan hitungan menit. Mungkin anda sebaiknya cek secara individu saja untuk tidak menggunakan smartphone dalam waktu 2 jam. Apa yang terjadi?.
Ketika anda merasa gelisah bahkan terlihat seperti kebingungan saat anda tidak menggenggam smartphone, mungkin anda sudah mulai ketergantungan pada smartphone. Gunakanlah smartphone secara bijak!!.
Adaptasi dengan kemajuan teknologi adalah sesuatu yang wajar dan normal-normal saja. Namun adakalanya penggunaan teknologi khususnya pada smartphone haruslah mampu di kendalikan. Pengendalian penggunaan smartphone bertujuan untuk mengembalikan sebuah situasi dimana hilangnya kebahagian saat menggunakan smartphone.
Mungkin kita merasa senang melihat foto teman-teman kita atau foto kta sendiri namun di balik itu semua menyimpan sebuah perasaan tidak puas dalam diri kita. Rasa tidak puas dalam diri kita lah yang akan membuat hilangnya kebahagiaan.
Tidak bisa di pungkiri, adakalanya kita merasa ingin menjadi orang lain yang sukses baik secara materi maupun tahta. Padahal kita sendiri tidak tahu apa yang sedang di rasakan orang lain. Sesungguhnya jejaring sosial itu banyak kepalsuan, indikasi awalnya bisa di lihat dari teknologi kamera smartphone. Pada fakta nya banyak yang terlihat ganteng atau cantik di foto tetapi kenyataannya tidak seganteng atau secantik di foto. 

Jangan Terbawa Arus Informasi

Arus informasi di jejaring sosial sungguh bak banjir yang siap menenggelamkan siapapun yang ada di sekitarnya. Informasi yang berseliweran di jejaring sosial lebih banyak pada opini dan persepsi semata sehingga opini tersebut bisa mempengaruhi pemikiran kita.
Bijaklah dalam menghadapi banjirnya arus informasi, jangan terbawa arus jadilah diri sendiri. Kita itu harus mampu memilah dan memilih informasi yang bermanfaat bagi kita dan bukan sekedar opini semata.
sumber : cnbc


Terpopuler

Pengembangan Konten Lewat Identifikasi Perangkat Pengunjung

Tujuan Pencapaian Target Pembaca Blog

Strategi Penulisan Konten Untuk Traffic Blog

5 Hal Yang Perlu Diketahui Sebelum Membuat Blog

Manfaat Fitur Layar Akhir Youtube

Fakta Seputar Halimah Yacob : Presiden Muslimah Pertama Singapura

SEO Konten

SEO Konten
Konten adalah Raja. Bagaimana kita memperlakukan konten?

5 Hal Sebelum Membuat Blog

5 Hal Sebelum Membuat Blog
Mengapa kita membuat Blog?