Skip to main content

Kenali Penyebab Channel Youtube Di Banned


  1. Pengembangan Channel
  2. Meningkatkan pendapatan
  3. Promosi Video

Channel youtube yang kita bangun susah payah terkena banned. Pihak youtube tentu tidak asal banned sebuah channel. Ada pelanggaran yang di lakukan oleh seorang youtuber baik sengaja maupun tidak yang menyebabkan channel youtube di banned. Kenali penyebab dan cara menghindari channel youtube di banned.

Channel youtube itu seperti sebuah etalase yang terdiri dari kumpulan video yang di upload youtubers. Youtubers tentu menginginkan banyak pelanggan pada channel yang kita bangun dan kembangkan. Jumlah pelanggan/subscribers menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan youtubers dalam membangun identitas channel. 
Channel yang baik adalah channel yang fokus pada satu tema. Pemilihan tema channel penting sebagai tolak ukur pelanggan terhadap konten video apa yang akan di dapat jika berlangganan pada channel youtube. Setelah channel yang kita bangun dan kembangkan sehingga memiliki jumlah subscriber yang banyak ada resiko terkena banned oleh pihak youtube. Kalau sudah begitu kerugian ada pada pihak youtubers. Youtubers harus membangun kembali channel baru dan menjaring kembali pelanggan/subscribers. Agar hal tersebut tidak menimpa youtubers, sebaiknya kenali penyebab channel youtube di banned.
Berikut adalah beberapa penyebab channel youtube di banned, yaitu ;
1. Melanggar pedoman komunitas youtube. Pelanggaran terhadap pedoman komunitas youtube terdiri dari pelanggaran berat dan ringan. Pelanggaran berat terjadi ketika youtubers melakukan pelanggaran yang ketiga kalinya secara berturut-turut. Sedangkan pelanggaran ringan adalah pelanggaran yang masih bisa di perbaiki.
2. Violetation. Pelanggaran yang satu ini tidak bisa di tolelir sama sekali, sekali anda melakukan violetation sekali itu pula channel anda di banned bahkan akun anda pun di hapus dari youtube.
" baca artikel tentang Manfaat Layar Akhir "
" baca artikel tentang Cara Alami Viewer "

Jenis Pelanggaran Pedoman Komunitas Youtube

Pelanggaran bermakna tidak mematuhi pedoman komunitas youtube. Banyak sekali pedoman komunitas youtube, namun saya akan menuliskan beberapa jenis pelanggaran karena bisa menyebabkan kesalahan fatal pada channel youtube. 
Berikut adalah jenis pelanggaran pada pedoman komunitas youtube, yaitu :
1. Klaim hak cipta. Hak cipta yang di miliki seorang creator audio/visual tidak bisa di gunakan creator lainnya. Pemilik hak cipta audio/visual berhak untuk memonetisasi konten mereka. Youtube sudah menyediakan audio gratis yang bebas di gunakan maupun video yang gratis di gunakan. Bahkan youtube sendiri menyediakan lisensi creative commons yang bisa di muat kembali oleh creator youtube. Pelanggaran terhadap hak cipta masih bisa di perbaiki dengan mengubah isi konten yang melanggar hak cipta. Hanya saja, terkadang akan membuat channel anda memiliki reputasi buruk di mata pencarian youtube. Akibatnya saluran youtube sepi pengunjung. Lebih lanjut, pelanggaran hak cipta bisa membuat saluran youtube di banned. Hal tersebut terjadi jika pelanggaran di lakukan tiga kali berturut-turut.
2. Klik iklan sendiri. Pada beberapa kasus, klik iklan sendiri bisa di tolerir namun sebagian besar akan membuay channel anda di banned. 
3. Spamming. Kasus spamming sering terjadi dan sebetulnya bisa di tolerir jika memang tidak sering namun yang pasti jika spamming itu di lakukan pada sebuah channel dan channel itu menceklis kegiatan anda sebagai kegiatan spamming maka akan membuat channel di banned.
4. Beli viewer dan subscriber. Jangan berfikir pihak youtube tidak akan mengetahui kegiatan beli viewer dan subscribers, lambat laun channel akan di banned.

Apa itu Violetation

Violetation adalah menempatkan link yang tidak di setujui pihak youtube. Link tersebut di tempatkan tidak meminta persetujuan pihak youtube. Penempatan link akan mengganggu kinerja dari pihak pengiklan. Pihak youtube sendiri memperbolehkan penempatan link di pengaturan channel youtube.

Kesimpulan

Jangan melakukan pelanggaran pada pedoman komunitas youtube apalagi kegiatan violatation. Pelanggaran pada pedoman komunitas masih bisa di tolelir namun akan berdampak buruk pada channel youtube. Lakukan hal besar dalam pengembangan channel, jangan beli viewer maupun subscribers. 

Comments

Yang Populer

5 Fakta Unik Desa Cibuntu Kuningan Yang Perlu Anda Ketahui

Apakah anda benar-benar ingin berkunjung ke desa Cibuntu Kuningan? Jika iya jangan tunggu lama-lama, segera berkemas  bawa barang bawaan anda dan anda akan benar-benar menikmati sebuah desa wisata desa impian Cibuntu.
Mungkin saja anda masih ragu, apakah perjalanan anda menuju desa Cibuntu akan di bayar dengan kepuasan. Yang diperlukan adalah sebuah informasi lebih tentang desa Cibuntu Kuningan. Sudah banyak informasi tentang desa Cibuntu yang sekarang anda butuhkan adalah ada banyak fakta unik desa Cibuntu Kuningan yang akan membuat anda penasaran untuk segera berkunjung. Setidak-tidaknya ada 5 fakta unik desa Cibuntu yang wajib anda ketahui : 1. Warisan desa zaman batu megalitikum

Desa Cibuntu adalah warisan desa zaman purbakala. Tidak heran, saat anda berkunjung akan banyak menemukan serakan prasasti zaman batu di pekarangan rumah warga. Kehidupa warga yang menghormati warisan leluhur akan membuat anda bertanya-tanya, di zaman sekarang masih ada kearifan warga?. Dari sini, anda ak…

Review Oppo F1s Selfie Expert

InfoFaktaAspudin- Review smartphone terbaru kali ini adalah review Oppo F1s selfie expert. Review Oppo F1s terbaru ini tentang harga Oppo F1s, Spesifikasi Oppo F1s, kelebihan dan kekurangan Oppo F1s selfie

5 Tahun Ke Depan, Inilah Perkiraan Bandan Energi Internasional Terhadap Minyak Dan Gas

Pertumbuhan ekonomi global, di satu sisi mendorong pertumbuhan industri otomotif namun di sisi lain harus ada efisiensi bahan bakar dan pengurangan konsumsi minyak di negara-negara maju. Pertembuhan ekonomi global tersebut mendorong pada pergeseran permintaan minyak dan gas. Di kutip dari media internasional Reuters, Badan Energi Internasional / IEA(International Energy Agency) mengatakan "Permintaan minyak dan gas global yang kuat akan berubah dalam lima tahun ke depan terhadap petrokimia daan jauh dari bahan bakar motor bensin dan solar." Ada beberapa poin yang dapat saya ambil dari pandangan Badan Energi Internasional terhadap permintaan minyak dan gas, yaitu : Permintaan produk mulai dari pupuk hingga produk plastik dan kecantikan akan mendorong seperempat dari perkiraan perminntaan minyak ke tahun 2023.Pergeseran ini adalah tantangan baru bagi industri minyak. Di satu sisi permintaan petrokimia meningkat sedangkan di satu sisi konsumsi bensin dan solar di naikkan kembal…

Anda Punya Nyali Terima Tantangan Test Yang Satu Ini

Tantangan yang akan saya berikan berikut ini bukan tantangan untuk bermain catur, tanding futsal apalagi lari marathon. Tidak!! Bukan itu tantangannya melainkan untuk test seberapa besar fiktor/fikiran kotor atau ngeres, omes yang ada pada diri kita masing-masing. Jika anda punya nyali terima tantangan test seberapa besar fiktor, fikiran kotor, ngeres, omes yang satu ini, lanjut membaca>>>>>.

Cara Terbaik Selfie in Detail Pakai Advan G2

"Masyarakat Indonesia yang senang selfie akan lebih di manjakan dengan kehadiran Advan G2. Selfie In Detail itulah tajuk Advan G2."
Masyarakat Indonesia yang senang dengan selfie akan sangat di manjakan dengan kehadiran smartphone lokal produksi Advan. Baru-baru ini, Advan meluncurkan produk terbaru Advan G2.
Smartphone ini di tujukan bagi masyarakat yang senang selfie dan ingin menghasilkn foto yang lebih detail. Sebagai brand lokal, Advan selalu membuat inovasi dalam setiap peluncuran produknya. Untuk kali ini, Advan ingin menyasar segmen masyarakat yang gemar selfie dan ingin menghasilkan fot yang lebih detail. Untuk Advan G2 berbeda dengan smartphoe yang lainnya. Advan G2 memiliki kelebihan bila di bandngkan dengan smartphone yang sma-sama menyasar segmen penggemar selfie. Terlihat jelas dalam Advan G2, hasil fotonya lebih jelas dan dalam. Hasil foto Advan G2 bila selfie sendiri akan tampil lebih real dengan memperlihatkan garis pada objek selfie. Konsep selfie pun tidak…